Cara Cepat Memberi Umpan Balik Secara Online Saat Anda Kurang Waktu
Reading Time: 7 minutesUmpan balik online dapat dengan cepat menjadi kewalahan bagi guru. Ada tugas untuk diperiksa, pesan untuk dijawab, draf untuk ditinjau, kuis untuk dipantau, dan platform pembelajaran yang tampaknya mengirim notifikasi sepanjang hari. Ketika setiap siswa membutuhkan bantuan, rasanya tidak mungkin untuk memberikan umpan balik yang berguna tanpa menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengetik komentar.
Kabar baiknya adalah bahwa umpan balik tidak perlu lama untuk membantu. Siswa sering mendapat manfaat lebih dari satu langkah yang jelas berikutnya daripada dari paragraf lengkap catatan rinci. Komentar singkat dan terfokus dapat membantu mereka memahami apa yang harus diperbaiki, apa yang harus terus dilakukan, dan bagaimana bergerak maju.
Umpan balik yang cepat tidak sama dengan umpan balik yang ceroboh. Tujuannya adalah untuk membuat komentar lebih mudah bagi guru untuk memberi dan lebih mudah digunakan siswa. Dengan beberapa rutinitas sederhana, umpan balik online dapat menjadi lebih cepat, lebih jelas, dan lebih mudah dikelola.
Mengapa umpan balik online sering terasa luar biasa
Pembelajaran online dapat membuat umpan balik terasa tidak ada habisnya. Di kelas fisik, seorang guru dapat berjalan-jalan, menjawab pertanyaan, dan memberikan pengingat verbal yang cepat. Online, banyak dari interaksi kecil itu berubah menjadi komentar tertulis, pesan pribadi, catatan dokumen, atau balasan LMS.
Tantangan lain adalah bahwa pekerjaan siswa sering datang sekaligus. Seorang guru dapat membuka platform dan menemukan lusinan kiriman yang menunggu untuk ditinjau. Jika setiap tugas menerima tanggapan individu yang panjang, umpan balik menjadi terlalu memakan waktu untuk dipertahankan.
Ada juga masalah pengulangan. Banyak siswa membuat kesalahan serupa, tetapi guru sering mendapati diri mereka mengetik penjelasan yang sama berulang kali. Seiring waktu, ini dapat membuat umpan balik lebih lambat dari yang seharusnya.
Pendekatan yang lebih baik adalah menggunakan rutinitas umpan balik yang menghemat waktu sambil tetap membantu siswa berkembang. Fokusnya harus pada kejelasan, bukan panjang.
Fokus pada satu langkah selanjutnya yang jelas
Umpan balik tercepat yang berguna biasanya memberi siswa satu tindakan yang jelas untuk diambil. Alih-alih mencoba memperbaiki semuanya, pilih langkah berikutnya yang paling penting.
Misalnya, alih-alih menulis komentar panjang tentang struktur, tata bahasa, bukti, dan pemformatan, seorang guru mungkin menulis:
- Tambahkan satu contoh untuk mendukung jawaban Anda.
- Periksa lagi instruksi: Bagian kedua tidak ada.
- Tulis ulang kalimat pertama sehingga ide utama Anda lebih jelas.
- Coba masalah tiga lagi menggunakan metode yang sama dengan masalah dua.
- Jelaskan mengapa detail ini mendukung poin Anda.
Umpan balik semacam ini singkat, tetapi memberikan arahan kepada siswa. Ketika siswa menerima terlalu banyak komentar sekaligus, mereka mungkin tidak tahu harus mulai dari mana. Satu langkah spesifik selanjutnya lebih mudah dipahami dan lebih mudah diselesaikan.
Pendekatan ini sangat berguna untuk tugas online karena siswa sering bekerja secara mandiri. Langkah selanjutnya yang jelas membantu mereka merevisi tanpa menunggu penjelasan lain.
Gunakan bank komentar untuk umpan balik berulang
Banyak komentar umpan balik berulang dari tugas ke tugas. Siswa mungkin lupa memasukkan bukti, melewatkan sebagian pertanyaan, menulis kalimat topik yang tidak jelas, meninggalkan langkah perhitungan, atau menyerahkan pekerjaan yang tidak mengikuti format.
Bank komentar menghemat waktu dengan memberi guru tanggapan siap pakai untuk situasi umum. Komentar harus singkat, spesifik, dan ramah.
Contoh frasa bank komentar yang berguna meliputi:
- Ide Anda jelas, tetapi tambahkan satu detail dari teks.
- awal yang baik. Sekarang jelaskan mengapa contoh ini penting.
- Periksa petunjuk penugasan: Satu bagian yang diperlukan tidak ada.
- Jawaban Anda membutuhkan kalimat lengkap.
- Tolong tunjukkan satu langkah lagi dalam pekerjaan Anda.
- Paragraf ini memiliki poin yang jelas. Tambahkan bukti untuk membuatnya lebih kuat.
- Anda dekat. Tinjau langkah kedua dan coba lagi.
Bank komentar bekerja paling baik ketika mereka tidak terdengar robot. Seorang guru dapat menambahkan nama siswa atau satu detail dari tugas saat dibutuhkan. Misalnya: “Maya, contoh Anda tentang karakter utama berfungsi dengan baik. Sekarang jelaskan bagaimana hal itu terhubung dengan klaim Anda.”
Ini membuat umpan balik tetap pribadi sambil tetap menghemat waktu.
Berikan umpan balik dalam batch
Memeriksa tugas satu per satu dari awal sampai akhir bisa lambat. Metode yang lebih cepat adalah meninjau pekerjaan dalam batch. Pertama, pindai beberapa kiriman dan cari pola. Kemudian putuskan jenis umpan balik yang dibutuhkan kelompok.
Misalnya, setelah membaca sepuluh tanggapan singkat, seorang guru mungkin memperhatikan bahwa sebagian besar siswa memahami gagasan utama tetapi lupa memasukkan bukti. Alih-alih menulis komentar yang sama sepuluh kali, guru dapat memposting pesan grup:
Catatan Kelas: Sebagian besar dari Anda menjelaskan jawabannya dengan jelas, tetapi banyak tanggapan membutuhkan bukti. Sebelum merevisi, garis bawahi satu kalimat dari teks yang mendukung poin Anda.
Setelah memberikan umpan balik kelompok, guru hanya dapat menambahkan satu komentar singkat jika diperlukan. Ini menghemat waktu dan membantu siswa melihat bahwa masalahnya adalah bagian dari pola pembelajaran, bukan hanya kesalahan pribadi.
Umpan balik batch sangat membantu untuk kelas online karena dapat diposting sebagai pengumuman, komentar singkat LMS, atau pesan singkat sebelum siswa merevisi.
Gunakan catatan audio atau video pendek
Terkadang mengetik membutuhkan waktu lebih lama daripada berbicara. Catatan audio atau video pendek bisa lebih cepat, lebih hangat, dan lebih mudah dipahami oleh siswa. Ini berguna ketika umpan balik membutuhkan nada, penjelasan, atau dorongan.
Umpan balik audio bekerja dengan baik untuk draf, proyek, presentasi, dan tugas di mana komentar tertulis akan menjadi terlalu panjang. Catatan 30 detik sering kali dapat menjelaskan ide yang sama lebih jelas daripada beberapa kalimat yang diketik.
Untuk menjaga umpan balik audio yang efisien, gunakan struktur sederhana:
- Katakan satu hal yang berhasil.
- Tunjukkan satu hal untuk diperbaiki.
- Berikan satu langkah berikutnya.
Misalnya: “Pengantar Anda memperjelas topik. Hal utama yang harus diperbaiki adalah bukti. Sebelum Anda mengirimkan versi final, tambahkan satu kutipan atau contoh di paragraf kedua.”
Umpan balik audio harus tetap pendek. Rekaman yang panjang mungkin sulit bagi siswa untuk ditinjau dan sulit untuk dikelola oleh guru. Tujuannya adalah bimbingan cepat, bukan pelajaran penuh.
Gunakan rubrik sederhana untuk menghemat waktu
Rubrik dapat mengurangi penjelasan berulang karena mereka menunjukkan kepada siswa apa yang sedang diperiksa oleh guru. Rubrik tidak perlu rumit. Bahkan, rubrik sederhana seringkali lebih berguna secara online karena siswa dapat memahaminya dengan cepat.
Rubrik pendek mungkin mencakup tiga atau empat kriteria: penyelesaian tugas, kejelasan, bukti, dan akurasi. Guru dapat menandai level dan menambahkan satu komentar singkat langkah berikutnya.
| Kriteria | Terlihat bagus | membutuhkan pekerjaan |
|---|---|---|
| Menjawab | Menanggapi pertanyaan lengkap | melewatkan bagian dari tugas |
| Bukti | Menggunakan contoh atau detail yang jelas | membutuhkan dukungan |
| Kejelasan | Mudah dimengerti | Membutuhkan kata-kata yang lebih jelas |
| Ketepatan | Menggunakan informasi atau langkah yang benar | Perlu ditinjau atau dikoreksi |
Rubrik membantu siswa karena mereka dapat melihat apa yang perlu diperhatikan. Mereka membantu guru karena kriteria yang sama dapat digunakan kembali di banyak tugas. Alih-alih menulis penjelasan lengkap setiap kali, guru dapat menunjuk ke rubrik dan menambahkan satu komentar terfokus.
Coba “dua klik dan satu kalimat”
Saat menggunakan LMS, Google Classroom, atau platform online lainnya, rutinitas sederhana dapat menghemat waktu: dua klik dan satu kalimat.
Rutinitas bekerja seperti ini:
- Klik atau tandai tingkat rubrik.
- Klik atau sorot bagian dari pekerjaan yang perlu diperhatikan.
- Tulis satu kalimat dengan langkah selanjutnya.
Misalnya: “Anda memilih ide yang tepat; sekarang tambahkan satu kutipan atau contoh untuk mendukungnya.”
Metode ini memberi siswa tiga sinyal yang berguna: bagaimana pekerjaan memenuhi kriteria, ke mana harus mencari, dan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Ini lebih cepat daripada menulis komentar panjang dan lebih membantu daripada hanya menetapkan skor.
Rutinitas juga membantu guru menghindari komentar berlebihan. Ketika waktu terbatas, satu kalimat yang jelas seringkali cukup untuk bergerak maju.
Gunakan kode umpan balik untuk kesalahan umum
Kode umpan balik dapat membuat penandaan online lebih cepat. Alih-alih mengetik komentar yang sama berkali-kali, guru dapat menggunakan kode pendek untuk masalah umum. Kuncinya adalah menjaga agar kode tetap sederhana dan memberikan penjelasan yang jelas kepada siswa.
Misalnya:
| Kode | Berarti | tindakan mahasiswa |
|---|---|---|
| e | Tambahkan bukti | Sertakan satu contoh, kutipan, atau detail |
| c | memperjelas kalimat ini | Tulis ulang agar maknanya lebih mudah dipahami |
| f | Periksa pemformatan | Tinjau format yang diperlukan sebelum mengirim ulang |
| m | Bagian yang hilang dari jawabannya | Kembali ke instruksi dan selesaikan bagian yang hilang |
| r | merevisi dan mengirim ulang | Buat perubahan dan kirimkan versi yang diperbarui |
Kode umpan balik tidak boleh menjadi bahasa rahasia. Jika siswa tidak memahaminya, kode akan membuat kebingungan alih-alih menghemat waktu. Gunakan tidak lebih dari lima hingga tujuh kode pada awalnya, dan jaga agar legenda tetap terlihat dalam instruksi penugasan.
Berikan umpan balik seluruh kelas terlebih dahulu
Ketika banyak siswa membuat kesalahan yang sama, umpan balik seluruh kelas seringkali lebih baik daripada mengulangi komentar yang sama secara individual. Ini dapat dilakukan melalui pengumuman singkat, posting diskusi, slide, atau video singkat.
Pesan umpan balik seluruh kelas yang sederhana dapat mencakup tiga bagian:
- apa yang dilakukan kelas dengan baik;
- satu masalah umum;
- Satu tindakan yang harus diambil siswa selanjutnya.
Misalnya:
Umpan balik kelas: Sebagian besar jawaban menyertakan gagasan utama. Langkah selanjutnya adalah menambahkan bukti. Sebelum mengirimkan revisi Anda, sorot satu kalimat yang membuktikan maksud Anda.
Umpan balik semacam ini efisien karena membantu semua orang sekaligus. Ini juga menunjukkan kepada siswa bahwa kesalahan adalah bagian dari proses pembelajaran. Jika banyak orang membutuhkan pengingat yang sama, masalah ini dapat diperlakukan sebagai langkah normal dalam belajar daripada kegagalan pribadi.
Tetapkan Batas Umpan Balik
Guru tidak dapat memberikan umpan balik secara rinci pada setiap tugas. Mencoba melakukannya dapat menyebabkan kelelahan dan respons yang tertunda. Pendekatan yang lebih berkelanjutan adalah memutuskan tugas mana yang memerlukan umpan balik terperinci dan mana yang memerlukan pemeriksaan cepat.
Misalnya:
- Praktek Harian: Pemeriksaan cepat, umpan balik otomatis, atau komentar singkat.
- Tugas mingguan: Komentar satu langkah berikutnya.
- Proyek utama: Rubrik ditambah masukan terperinci.
- Kerja draf: Umpan balik terfokus hanya pada satu bagian.
- Tugas revisi: Periksa apakah perubahan yang diminta dilakukan.
Siswa harus mengetahui jenis umpan balik yang diharapkan. Ini membuat sistem terasa adil dan dapat diprediksi. Ini juga membantu siswa memahami bahwa tidak setiap tugas membutuhkan tingkat respons yang sama.
Batasan yang jelas melindungi waktu guru sambil menjaga umpan balik yang bertujuan.
meminta siswa untuk meminta umpan balik yang mereka butuhkan
Siswa dapat membantu membuat umpan balik lebih cepat dan lebih bermanfaat. Sebelum mengirimkan pekerjaan, minta mereka untuk mengidentifikasi di mana mereka menginginkan umpan balik. Ini membantu guru fokus pada bagian yang paling penting.
Pertanyaan yang berguna meliputi:
- Bagian mana yang Anda ingin umpan balik?
- Di mana Anda merasa tidak yakin?
- Apa bagian tersulit dari tugas ini?
- Apa yang Anda coba tingkatkan dari terakhir kali?
- Bagian mana yang harus saya lihat terlebih dahulu?
Strategi ini menghemat waktu karena guru tidak perlu menebak apa yang dibutuhkan siswa. Hal ini juga mendorong siswa untuk merenungkan pembelajaran mereka sendiri. Seiring waktu, mereka menjadi lebih baik dalam memperhatikan di mana mereka membutuhkan dukungan.
Untuk pembelajaran online, pertanyaan-pertanyaan ini dapat ditambahkan ke formulir pengiriman, instruksi tugas, atau kotak refleksi akhir.
Kesalahan umum yang harus dihindari
Umpan balik cepat bekerja paling baik saat jelas dan terfokus. Salah satu kesalahan umum adalah menulis terlalu banyak. Komentar yang panjang mungkin terlihat bermanfaat, tetapi siswa mungkin mengabaikannya jika mereka tidak dapat memberi tahu apa yang harus dilakukan terlebih dahulu.
Kesalahan lain adalah mengoreksi setiap kesalahan. Hal ini dapat membebani siswa dan memperlambat guru. Biasanya lebih baik untuk fokus pada kesalahan yang paling penting untuk tujuan pembelajaran.
Guru juga harus menghindari komentar yang positif tetapi terlalu umum. “Kerja bagus” mungkin terasa menggembirakan, tetapi tidak memberi tahu siswa apa yang berhasil atau bagaimana untuk terus meningkatkan. Versi yang lebih kuat adalah: “Kerja bagus menggunakan contoh yang jelas di paragraf kedua.”
Kode umpan balik juga dapat menjadi masalah jika siswa tidak memahaminya. Selalu berikan kunci sederhana. Jika siswa harus menebak apa arti kode, umpan balik tidak menghemat waktu.
Akhirnya, hindari memberi umpan balik terlambat. Komentar sempurna yang datang setelah siswa pindah mungkin tidak banyak membantu. Komentar singkat yang disampaikan saat siswa masih dapat merevisi seringkali lebih bermanfaat.
Kesimpulan
Umpan balik online tidak perlu lama untuk menjadi efektif. Ketika guru kekurangan waktu, umpan balik yang paling berguna sering kali memberi siswa satu langkah yang jelas berikutnya. Komentar singkat dan spesifik dapat membantu siswa merevisi, memperbaiki kesalahan, dan memahami apa yang harus dilakukan selanjutnya.
Bank komentar, umpan balik batch, rubrik sederhana, catatan audio, kode umpan balik, dan pesan seluruh kelas dapat mengurangi waktu yang dihabiskan guru untuk mengulangi penjelasan yang sama. Alat-alat ini juga membuat umpan balik lebih mudah dipahami oleh siswa.
Umpan balik cepat terbaik menunjukkan kepada siswa apa yang berhasil, apa yang perlu diperhatikan, dan tindakan apa yang harus diambil selanjutnya. Ketika umpan balik jelas dan dapat dikelola, itu mendukung pembelajaran tanpa membebani guru atau siswa.